Cara Membuat Silase Tebon Jagung Pakan Ternak


Silase



Pengertian Silase 

Silase adalah salah satu teknik untuk mengawetkan pakan sehingga bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama dan digunakan untuk saat-saat tertentu dimana hijauan pakan sedang tidak ada atau kurang. Tebon jagung adalah batang dan daun jagungTebon jagung bisa dimanfaatkan untuk pakan kambing, domba, maupun sapi loh. Simak artikel mengenai cara membuat silase tebon jagung yang dapat digunakan sebagai pakan ternak. Lalu apa perbedaan silase dengan fermentasi ? Silase terbentuk secara alami tanpa tambahan mikroba tertentu, sedangkan proses fermentasi membutuhkan probiotik sebagai tambahan mikroba.






Apa saja yang bisa dijadikan silase pakan ternak ? 

Pada prinsipnya semua hijauan pakan bisa dijadikan silase, yang penting masih dalam keadaan segar atau hijau. Semua jenis pakan yang sering digunakan, misal silase tebon jagung, jagung muda, rumput odot & rumput pakchong, gajahan, bahkan dedaunan atau rambanan itu bisa dibuat menjadi silase. 


Cara Membuat Silase Tebon Jagung




 

Bahan apa yang diperlukan untuk pembuatan silase? 

Bahan utama adalah bahan pokoknya sendiri. Di artikel ini, saya menggunakan tebon jagung manis, tapi juga bisa dicampur dengan beberapa macam hijauan lainnya, tergantung selera masing-masing. Pada silase dapat juga ditambahkan dedak dan sejenisnya untuk menambah nutrisi karbohidrat dan menyerap kadar air. Penggunaannya dedak adalah sebanyak 3% sampai 5%, namun ada juga yang menggunakan sampai 10% .

  Cara Membuat Silase Tebon Jagung Menggunakan Plastik




Peralatan Yang Digunakan Dalam Pembuatan Silase.

Siapkan peralatan-peralatan berikut ini sebelum membuat silase :
1. Wadah, bisa menggunakan drum plastik yang kedap udara yang masih ada tutupnya. Atau nanti bisa menggunakan plastik silase, yang penting kedap udara.
2. Mesin cacah atau kalau belum punya bisa dicacah manual.


Cara Membuat Silase Jagung untuk Pakan Kambing dari Tebon Jagung

Setelah semua bahan dan peralatan lengkap kita bisa memulai proses pembuatan silase jagung. Begini urutan cara membuat silase jagung :

1. Langkah pertmama cara membuat silase : Bahan silase jagung dilayukan dulu satu sampai dua hari tergantung bahannya. Ya bisa kadang-kadang ada yang cukup satu hari ada yang bahkan lebih dari 2 hari yang jelas kurangi kadar airnya. Saat dilayukan lebih baik tidak terkena cahaya matahari saat pelayuan. Tetapi kalau memang tidak bisa ya dijemur dulu tidak apa-apa

2. Setelah dilayukan bahan silase jagung bisa kita langsung dirajang dengan ukuran 2 sampai 5 cm, sebenarnya lebih kecil juga lebih bagus, karena semakin kecil itu akan lebih mudah dimakan dan semakin irit ruang penyimpanannya.

3. Angin-anginkan sebentar karena setelah dicacah kadang-kadang masih terjadi respirasi yang mengeluarkan uap air. Jika setelah dicacah terlihat kadar airnya masih tinggi, bisa dijemur sebentar namun tidak dasarankan.

4. Tambahkan bahan campurannya silase jagung berupa dedak atau bekatul dengan komposisi 5%, yaitu 5 kg untuk 100 kg bahan utama. Ada juga yang memakai 10% ada juga yang makai 3% tidak masalah, bahkan tidak memakai apa-apa hasilnya tetap akan jadi. Karena ini hanya bahan tambahan. Manfaat dedak atau bekatul dalam pembuatan silase jagung antara lain : 

  • menambah karbohidrat

  • menyerap agar air kalau nanti terjadi kelebihan air


5. Aduk secara merata. Jangan sampai ada yang menggumpal atau ada bagian yang tidak terkena, mengingat salah satu fungsi utama dari penambahan dedak adalah untuk mengantisipasi kadar air yang berlebih. Yang perlu diingat,bahwasanya kadar air yang tepat adalah kunci utama pembuatan silase jagung selain kerapatan silase.

6. Setelah diaduk silase jagung langsung dimasukkan ke dalam wadah yang telah disediakan, ke dalam drum atau ke dalam plastik. Kalau adanya kuat seperti drum plastik seperti ini bisa dipakai Kenapa karena salah satu kunci ya selain tadi adalah kadar air kunci berikutnya adalah kerapatan, karena kadang-kadang tutup dalam drum itu kadang-kadang ada kebocoran. Kalau dipadatkan dengan sangat padat, walaupun nanti terjadi kebocoran, hanya bagian atas itu yang berjamur, bagian bawahnya karena saking padatnya itu tidak akan kemasukan udara. Tetapi kalau tidak dipadatkan, kadang kalau bagian atas bocor berjamur, jamurnya itu akan sampai bawah dan silasenya gagal total

Silase Tebon Jagung dimasukkan dalam drum Madani Farm


7. Tutup rapat dan simpan. Ingat ya tutup dengan rapat. Kerapatan udara adalah salah satu faktor utama cara keberhasilan pembuatan silase jagung . Selama masih kedap udara belum pernah, dibuka silase ini bisa bertahan 6 bulan bahkan sampai 1 tahun. Setelah ditutup dengan rapat, silase bisa disimpan ditempat yang teduh, aman tidak terkena sinar matahari secara langsung. 




Drum Silase Tebon Jagung pakan ternak ditutup rapat


Plastik Silase Tebon Jagung diikat rapat





Cara membuat silase jagung di atas dapat juga diaplikasikan untuk membuat silase rumput hijauan pakan ternak lainnya gajah, silase odot, maupun silase jagung. . Dalam membuat silase pakan kambing, hasil akhir yang baik adalah tujuannya. 

Ciri-ciri silase yang baik adalah:

  1. Mempunyai tekstur yang segar dan lembut, tekstur rumput masih terlihat jelas.
    Ciri Silase tebon jagung yang baik

  2. Rasa dan aroma wanginya asam dan manis
  3. Warna yang dihasilkan akan tampak kehijau – hijauan
  4. Tidak menimbulkan bau dan disukai ternak
  5. Tidak berjamur
  6. Tidak berlendir
  7. Tidak menggumpal

Demikian cara membuat silase tebon jagung untuk keperluan pakan ternak. Silase tebon jagung ini banyak yang menjual dalam bentuk siap pakai, mungkin harga silase tebon jagung sekitar Rp 1000,- sampai dengan Rp 1.500,- per kgnya. Namun apabila anda memiliki pencacah dan tempat penyimpanan sendiri, sebaiknya mencoba membuat sendiri silase tebon jagung, yang tentu saja akan menjadi pakan ternak yang lebih hemat dan berbiaya lebih murah.

Akhir dari pertanian merupakan awal dari peternakan.

Kegiatan berternak sapi di pedesaan umumnya masih memanfaatkan sumber pakan hijauan yang berasal dari lingkungan sekitar. Para peternak sapi biasanya memanfaatkan limbah yang berasal dari tanaman pertanian seperti jerami padi jagung dan tebu maupun limbah pertanian lainnya. Selain sumber pakan yang berasal dari sisa limbah pertanian tidak jarang juga lo petani yang menanam sendiri sumber pakan hijauan seperti rumput gajah dan rumput odot untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Tebon jagung merupakan salah satu sumber pakan yang sangat digemari oleh ternak kambing, domba, maupun sapi.

Usia Panen Tebon Jagung

Tebon jagung jagung dapat dimanfaatkan ketika usia tanaman jagung menginjak panen antara usia 70 hari hingga 100 hari. Karena merupakan jenis jagung sayur yang dipanen pada usia muda, tentu tebon jagung nya masih sangat segar, dengan daun yang berwarna hijau dan tekstur pohonnya yang belum terlalu keras, tebon jagung jenis ini tentu sangat disukai oleh sapi karena cukup mudah untuk dikunyah dan dicerna.Tentu beda lagi Ini kasusnya dengan tebon jagung yang dipanen pada usia 90 hingga 100 hari,di mana struktur pohonnya biasanya sudah agak sedikit mengeras, sedangkan warna daunnya sangat bervariasi. Jika tanah tempat tumbuhnya tercukupi air tentu daunnya masih berwarna hijau namun jika tanah tempat tumbuhnya kekurangan air maka biasanya daun maupun pohonnya akan sedikit mengering dan berwarna kecoklatan. Tebon jagung manakah yang paling bagus untuk ternak ? Tentu saja yang masih berusia muda, karena selain masih hijau dan segar, juga memiliki nilai palatabilitas atau tingkat kecernaan yang masih cukup baik. Namun jika susah untuk mendapatkan tebon jagung yang masih muda, yang tua juga boleh lah daripada sapi nya kan kasih makan

Nutrisi yang Terkandung dalam Tebon Jagung

Nah ada fakta yang menarik mengenai nutrisi yang terkandung dalam tebon jagung. Tebon jagung memiliki kandungan protein kasar sebesar 10,7%, lemak kasar sebesar 2,1%, dan serat kasar sebesar 30,5%. Jika dibandingkan dengan rumput gajah yang dikenal sebagai sumber nutrisi tinggi yang memiliki kandungan protein kasar sebesar 9,9% lemak kasar 1,8% dan serat kasar 31,5% , ternyata nutrisi tebon jagung juga tidak kalah dari sumber pakan hijauan lainnya seperti rumput gajah.

Pemberian Pakan Tebon Jagung

Tebon jagung bisa diberikan pada ternak langsung dengan memberikannya begitu saja atau pun dicacah terlebih dahulu. Namun yang paling bagus tentu saja dengan dicacah terlebih dahulu dengan menggunakan sabit, syukur-syukur kalau Anda di rumah memiliki mesin Chopper atau mesin cacah. Pemakaian mesin Chopper dapat memberikan potongan yang lebih kecil, sehingga pohon jagung yang biasanya jarang termakan oleh sapi bisa dicerna dengan mudah. . Demikian artikel mengenai keunggulan tebon jagung untuk pakan sapi & kambing. Mudah-Mudahan bermanfaat.

 

Sebagian disadur dari https://www.youtube.com/watch?v=lRtbpq1V4-8 


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel