Yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Kambing Qurban

 

Jangan Sembarangan, Berikut Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Membeli Kambing Qurban

 

Qurban merupakan salah satu ibadah sunnah yang dikhususkan untuk umat islam ketika hari raya idul adha. Dengan melaksanakan ibadah kurban, anda akan memperoleh kedekatan kepada Allah sekaligus menyalurkan kebaikan untuk banyak orang. Untuk itu, memilih kambing qurban sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarangan. Selengkapnya, untuk mengetahui Kriteria Yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Kambing Qurban, cek ulasan berikut.

 

Kambing Qurban

 

Kriteria Hewan Kambing Yang Baik Untuk Berqurban

1. Umur Minimal Kambing Bisa untuk Kurban

Sebagai ibadah yang disunnahkan, memilih hewan qurban ternyata memiliki syarat khusus yang harus diperhatikan. Q.S Al Hajj ayat 34 menyebutkan bahwa kambing merupakan salah satu binatang ternak yang baik untuk diqurbankan. Hal ini juga diperjelas oleh HR. Ahmad dan Tirmidzi bahwa hewan kambing yang jadza’ (powel/berumur satu tahun) adalah jenis hewan yang terbaik.

Lazimnya, memilih jenis hewan kambing untuk qurban dapat dilakukan dengan membeli kambing kuirban ketika sudah dewasa dan siap untuk diqurbankan. Anda juga bisa memilih anakan kambing untuk dipelihara hingga hari raya idul adha. Meski demikian, anda perlu memperhatikan kondisi umur suatu hewan dengan baik.

Mengamati umur hewan kambing untuk qurban memang tergolong susah. Namun, kambing qurban nyatanya sangat mudah diketahui umurnya dengan cara melihat pertumbuhan gigi depan. Pergantian gigi susu menjadi gigi permanen pada bagian tengah atau dikenal poel menandakan kambing telah siap diqurbankan. Pergantian ini dapat ditandai dengan ukuran gigi yang lebih besar.

2. Jenis Kelamin Kambing Qurban

Hukum menyembelih hewan qurban berdasarkan jenis kelamin umumnya tidak memiliki dasar yang kuat. Meski demikian, memilih hewan jantan lebih disarankan. Hal ini dilakukan untuk menjaga populasi hewan ternak di Indonesia sebagaimana pada Undang Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 ayat 4.

Untuk memilih kambing untuk qurban yang baik, anda sangat disarankan memilih kambing yang tidak dikebiri. Hewan ini dapat diketahui dengan melihat kondisi buah zakar atau testis yang berjumlah 2 buah dalam posisi menurun. Kambing qurban dengan kondisi ini biasanya akan lebih bergerak aktif dan normal.

3. Kondisi Fisik Kambing Qurban

Kondisi fisik merupakan hal yang harus diperhatikan dalam memilih kambing yang berkualitas. Kambing yang sehat dapat dilihat dari kondisi postur tubuh yang sehat dan kuat. Kambing dengan ciri fisik ini akan menunjukkan postur tubuh yang tegap ketika berdiri. Selanjutnya, hewan yang sehat dapat ditandai dengan kondisi nafsu makan dan minum yang baik.

Melihat kondisi hewan qurban yang berkualitas dapat dilihat dari kualitas bulu. Lazimnya, anda bisa mengalami warna bulu yang halus dan bersih. Bulu kambing yang sehat akan terasa halus dan tidak mudah rontok ketika disentuh. Anda bahkan bisa memperhatikan kondisi kulit kambing yang bersih dari berbagai jenis luka apapun.

4. Tidak Mengidap Penyakit Kambing Qurban

Selain itu, anda perlu memastikan kambing qurban tidak berpenyakit agar tidak berbahaya bagi orang yang memakan dagingnya. Terlebih lagi jika hewan ini mengidap beberapa penyakit menular seperti penyakit antrak, scabies atau kudis maupun cacing hati. Kondisi kambing yang mengalami cacat fisik bahkan tidak sah jika digunakan untuk berqurban.

Untuk itu, anda perlu melihat ciri-ciri kondisi tubuh untuk menghindari kecacatan tersebut. Beberapa bagian tubuh yang sering menunjukkan gejala penyakit adalah bagian anus, mata, hidung dan mulut. Tentunya, memastikan kondisi tubuh tersebut selalu bersih dan tidak berlendir adalah hal yang perlu diperhatikan.

Itulah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan jika anda ingin memilih hewan kambing kurban berkualitas untuk berqurban. Tentunya, pemilihan hewan dapat dilakukan pada hewan yang sudah dewasa maupun hewan anakan untuk dirawat. Anda bisa memilih jenis hewan terbaik dari Madani Farm Jogja karena telah terbukti kualitasnya.

 


 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel