Cara Meracik & Membuat Konsentrat Kambing

 Meracik Konsentrat Kambing Buatan Sendiri? Simak 2 Hal Penting di Bawah ini!

 

Ketika Anda memutuskan untuk mempunyai kambing sebagai lahan bisnis peternakan, banyak hal penting yang harus diperhatikan, salah satunya adalah asupan makanan terbaik. Selain pemberian rerumputan hijau, Anda dapat meracik konsentrat kambing buatan sendiri sebagai tambahan nutrisi.

 

Meskipun fungsinya hanya sebagai tambahan asupan pokok, akan tetapi konsentrat kambing dipercaya mampu meningkatkan kualitas dari hewan ternak, sehingga kondisinya tetap terjaga dan pastinya dapat menghasilkan susu dan kualitas daging terbaik di kelasnya.

 

Bahan Utama Pembuatan Konsentrat Kambing

 


Sebelum Anda membuat konsentrat kambing buatan sendiri, pastinya harus mengetahui bahan-bahan apa saja yang nantinya akan diracik sebagai pakan kambing. Berikut ini merupakan daftar bahan yang dapat Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum memasuki tahap pembuatan konsentrat.

1.      Bekatul

 

Pernakah Anda melihat padi yang masih terbungkus dengan kulit ari gabah? Biasanya, sebelum diolah menjadi beras, bulir padi harus melalui proses penggilingan hingga terlepas dari kulitnya. Hasil penggilingan kulit ari gabah tersebut yang dinamakan dengan bekatul.

 

Nah, kandungan nutrisi pada bekatul dibutuhkan dalam pembuatan konsentrat kambing. Kandungan bulir beras yang bertekstur lembut masih tersisa dalam bekatul, sehingga hal tersebut mampu menjadi sumber energi bagi kambing saat mengkonsumsinya.

 

2.      Onggok Singkong

 

Menggunakan ampas sebagai komposisi pakan, onggok singkong mempunyai peranan penting yang menjadikan nutrisi untuk kambing semakin lengkap. Biasanya, kandungan energi pada onggok singkong masih sangat tinggi meskipun sudah diambil patinya.

 

Untuk mendapatkan onggok singkong, bahan tersebut tersedia dalam bentuk kering atau mamel (lembab). Namun, jika Anda mengalami kesulitan memperoleh onggok singkong, bisa digantikan dengan tepung gaplek (tepung tapioka) dan umbi-umbian lainnya yang setara dengan singkong.

 

3.      Tumpi Jagung

 

Kandungan serat kasar pada tumpi jagung atau slamper ini juga baik untuk kambing, terutama dalam proses penggemukan tubuhnya. Tumpi jagung berasal dari batang jagung yang sudah dipipil bijinya  dan diolah menjadi bubuk. Warna tumpi jagung biasanya putih pucat hingga kuning.

 

Meskipun penggunaan tumpi jagung sangat dibutuhkan dalam proses pembuatan konsentrat kambing buatan sendiri, ada kalanya bahan baku ini sulit untuk ditemukan. Sebagai solusinya, Anda dapat menggantinya dengan terbon jagung, kulit kopi dan sumber bahan serat kasar lainnya.

 

4.      Ampas Tahu

 

Sama seperti tumpi jagung, ampas tahu juga mengandung serat kasar yang persentasenya mencapai 23%. Ampas tahu diperoleh dari hasil pembuatan tahu dan diambil patinya, sehingga bahan ini yang dibutuhkan dalam pembuatan pakan sekaligus nutrisi penting untuk kambing.

 

Kandungan protein pada ampas tahu juga masih tergolong tinggi, sehingga dapat melengkapi kandungan-kandungan penting dalam pakan kambing.

5.      Garam & Premix

 

Tidak hanya penambah rasa asin saja, penggunaan garam bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mineral yang harus dikonsumsi oleh kambing. Hal ini dilihat dari kekurangan sumber mineral jika hanya mengandalkan rumput hijauan saja untuk dikonsumsi, maka perlu ditambahkan garam.

 

Biasanya, penggunaan garam disertai dengan bahan lainnya, yaitu premix. Pada bisnis peternakan, kandungan mineral dan protein berpadu sempurna pada premix, sehingga sangat cocok jika dikombinasikan dengan garam yang telah dicampur pada pakan kambing.

6.      Molases

 

Kandungan glukosa pada molases biasanya sering digunakan sebagai makanan mikroba. Untuk Anda yang sedikit asing mendengar kata molases, bahan ini berasal dari limbah pohon tebu dengan warna coklat tua dan teksturnya kental serta lengket.

 

Pada dasarnya, molases mempunyai kandungan yang menyerupai gula. Namun, sayangnya molases tidak layak untuk dikonsumsi untuk manusia, sehingga penggunaannya dialihkan sebagai asupan makanan untuk hewan, salah satu yang cocok untuk diberikan molases adalah kambing.

7.      EM4

 

Bagi para pebisnis di bidang peternakan, EM4 merupakan bahan populer yang ditambahkan pada pakan hewan. EM4 merupakan mikroba yang sangat mudah ditemukan, terlebih lagi dengan kisaran harga terjangkau, menjadikan para peternak dapat memperolehnya dalam jumlah besar.

 

Dalam penggunaan EM4, Anda dapat melakukan proses pengembangbiakan mikroba dengan bantuan beberapa cairan untuk mempercepat pertumbuhannya. Salah satu cairan yang dapat digunakan mulai dari air cucian beras, air kelapa dan jus buah.

 

Ciri-Ciri Konsentrat Berkualitas Baik

 

Meskipun Anda dapat meracik konsentrat kambing buatan sendiri, akan tetapi dari setiap komponen bahan yang digunakan harus terjaga kebersihan dan kualitasnya. Sehingga konsentrat mempunyai mutu yang layak untuk diberikan kepada hewan ternak. Lalu, apa saja ciri-ciri konsentrat berkualitas baik?

1.   Melalui Proses Fermentasi

 

Selain menjadikan kandungan nutrisi mempunyai daya ketahanan lebih lama, ternyata proses fermentasi juga mampu mempengaruhi setiap zat penting yang terkandung dalam konsentrat. Jika dilakukan fermentasi sesuai batas waktu yang tepat, maka hasilnya akan memuaskan.

 

Terlebih lagi, kandungan protein pada konsentrat akan mencapai tingkat kualitas yang baik setelah dilakukannya fermentasi. Hal inilah yang menjadikan para peternak memutuskan untuk memberikan asupan nutrisi konsentrat dalam bentuk fermentasi, sehingga nutrisinya tetap terjaga.

 

Selain itu, dengan membuat konsentrat kambing buatan sendiri, Anda mampu menghemat proses peracikan sekaligus biaya produksinya. Pembuatannya juga mudah, terlebih lagi dalam menemukan bahan bakunya, Anda dapat menemukannya di mana saja dan sesuaikan dengan kebutuhan.

 

2.   Penggunaan Sumber Protein Nabati

 

Memanfaatkan jagung, umbi, beras dan jenis nabati lainnya juga memberikan efek positif untuk tubuh kambing jika dikonsumsi secara rutin. Pemberian konsentrat berbahan dasar nabati mampu memenuhi sumber protein yang dibutuhkan oleh kambing, selain vitamin dan mineral.

 

Kandungan protein yang memadai juga mampu menjaga imunitas kambing dari berbagai macam penyakit dan memperpanjang usia kehidupan jauh lebih lama. Sehingga dapat dipastikan jika konsentrat kambing yang berasal dari protein nabati sangat baik untuk hewan ternak kambing.

 

Protein mempunyai sifat yang mudah larut pada tubuh hewan jika dikonsumsi sesuai dengan takarannya. Saat melalui usus kecil, kandungan protein diubah melalui bantuan dari asam amino yang melakukan distribusi protein ke tubuh secara menyeluruh.

 

3.   Kandungan Nutrisi yang Tercukupi

 

Meskipun protein memang diutamakan dalam proses pembuatan konsentrat untuk kambing, namun Anda jangan melupakan kandungan penting lainnya seperti mineral, vitamin dan zat-zat lainnya yang dibutuhkan sebagai asupan nutrisi.

 

Bayangkan, dalam asupan konsentrat yang berasal dari produk nabati, terkandung sekitar 47% protein dengan serat kasar yang melebihi persentase sebesar 2% saja. Hal ini dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan asupan kambing.

 

Salah satu ciri kandungan nutrisi pada konsentrat sudah terpenuhi adalah dapat dilihat dari bentuk fisiknya. Misalnya saja seperti aromanya yang begitu khas proses fermentasi dengan warna kuning cerah. Hal tersebut menjadi tanda bahwa konsentrat tersebut sudah melewati proses yang benar.

 

4.   Palatabilitas Ternak yang Baik

 

Palatabilitas merupakan indikasi seberapa besar hewan ternak menyukai asupan makanan yang diberikan. Pengaruh palatabilitas dapat dilihat dari beberapa faktor, misalnya saja seperti penciuman, sentuhan, penglihatan dan perasa.

 

Namun, hal tersebut kembali lagi kepada individu kambing, apakah memang menyukai konsentrat yang diberikan atau tidak. Oleh karena itu, Anda harus pandai untuk meracik konsentrat kambing buatan sendiri supaya hewan ternak dapat makan dengan lahap.

 

Itulah informasi singkat mengenai bahan-bahan dasar konsentrat kambing buatan sendiri. Cara membuat pakan fermentasi yang diberikan campuran konsentrat juga cenderung mudah untuk diaplikasikan. Jadi, siapkan bahan-bahan utamanya dan segera racik konsentrat sendiri untuk kambing Anda!

 


 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel